Sumber : SEJARAH PERADABAN ISLAM INDONESIA
Penulis : Prof. Dr. Musyrifah Sunanto
Penerbit : PT RajaGrafindo Persada, Jakarta. 2005.
PERKEMBANGAN
ISLAM DI NUSANTARA
BERDIRINYA
KERAJAAN SAMUDRA PASAI
Pada
akhir abad ke-13 Masehi, ketika kerajaan Pasai secara pasti mulai berdiri,
kerajaan Islam di luar Nusantara justru mengalami kemunduran yang luar biasa.
Dinasti Amawiyah Andalus sedang terdesak ke selatan, Dinasti Fatimi sedang
mundur, perang Salib masih berlangsung. Baghdad pada tahun 1258 dihancurkan
oleh Hulagu. Oleh karena itu, munculnya kekuasaan Samudra Pasai sebenarnya
merupakan akibat arus balik peranan pedagang Muslim. Ketika mereka melihat
kehancuran Baghdad, mereka mengalihkan aktivitas…..(halaman 22)
…..perdagangan
ke arah Asia Selatan, Asia Timur dan Asia Tenggara. Sejak abad ke-13 sampai
ke-14 Masehi Gujarat menjadi pelabuhan yang lebih ramai. Demikian juga daerah
Asia Tenggara menjadi lintasan dagang yang lebih penting dari sebelumnya.
Pada
awal abad ke-13 di Perlak sudah ada pemukiman Muslim. Hal ini disebabkan karena
saudagar Muslim pertama kali singgah di daerah itu setelah mengadakan pelayaran
jauh dari sebelah barat dan di tempat itu pula saudagar Muslim asing menunggu
waktu untuk memulai pelayaran ke arah barat menuju ke negerinya. Oleh karena
itu, di tempat mereka ini mereka lebih lama tinggal dan lebih lama bersentuhan
dengan pribumi, sehingga dapat dipahami mengapa kerajaan Islam pertama di
Nusantara berdiri di sini, yaitu kerajaan Samudra Pasai pada abad ke-13 Masehi.
Riwayat
kerajaan menyebutkan bahwa terjadi perkawinan antara seorang saudagar dengan
putri setempat, keturunannya menjadi pendiri kerajaan Islam. Disebutkan raja
local Perlak pertama, Sultan Alauddin Sayyid Maulana Abd Azis Syah, ayahnya
seorang nahkoda kapal yang bersal dari Gujarat, mengislamkan kepala daerah yang
bernama Meurah, mengawini putrinya dan melahirkan putra yang diangkat jadi raja
local Perlak. Putri Campa yang Muslimah kawin dengan putra mahkota raja
Majapahit dan melahirkan pendiri kerajaan Demak, kerajaan Islam pertama di
Jawa. Maulana Ishak mengawini putri Blambangan melahirkan Sunan Giri….(halaman
23)
Ketika kerajaan Samudra Pasai sudah
berdiri, perkembangan Islam makin meluas. Samudra Pasai sebagai kerajaan Islam
pertama yang mempunyai kekuatan politik dan mempunyai hubungan internasional
menjadi pusat politik Islam, dakwah Islam dan ekonomi umat Islam. Rajanya
mengadakan mudzakarah tentang Islam,
mengimami shalat Jumat dan menjadikan istananya tempat berkumpul ulama-ulama
dari Timur Tengah, didatangi oleh penuntut ilmu dan mengirimkan mubalig-mubalig
ke daerah-daerah lain, mengawinkan putrinya dengan raja-raja muda kerajaan lain
dalam rangka perluasan Islam. Ada seorang ulama yang dating ke sana bernama Ibn
Batutah tahun1345 pada zaman Sultan al-Malik al-Zahir. Raja didampingi qadhi
al-Syarif Amir Sayid al-Syirozi dan Tajuddin al-Asbihani sebagai ulama dan
fuqaha, bermazhab Syafi’i. Kerajaan Pasai mengirim mubalig ke Jawa, yaitu
Maulana Malik Ibrahim dan mengislamkan raja Malaka Prameswara menjadi Muslim
bergelar Megat Iskandar Syah…..(halaman 24)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar